Korban Penodongan di Angkot Masih Trauma

Korban Penodongan di Angkot Masih Trauma


Kombes Andry Wibowo selaku Kombes Kapolres Metro Jakarta Timur pihaknya akan berusaha untuk memulihkan trauma yang di alam oleh Risma Oktaviani ( 25 ) wanita yang di sandera di dalam angkot bersama bayinya oleh pria yang tidak di kenal pada hari minggu ( 9/4/2017 ) malam
Korban sedang ad di divisi psikologi yang ad di polres untuk menghilangkan trauma yang di alami oleh koerban setelah di sandera dalam angkot  dengan menggunakan pisau sehingga perlu di lakukan pendekatan psikologis kata Andry


Risma saat ini sedang menjalani penyembuhan karena lehernya tersayat oleh pisau pelaku, Hermawan ( 28 ), Hermawan juga terluka setelah di lumpuhkan oleh polisi dengan menggunakan timah panas, pelaku jug amendapatkan perawatan dan si korba juga bias smbuh dari traumatic yang di alaminya.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan pihaknya akn berkoordinasi dengan instansi yang terkait untuk pemulihan traumatic yang di alami oleh korban. Komnas PA akan berkoordinasi dengan Direktur Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial dan P2ATP2A Pemprov DKI, juga Lembaga Perlindungan Anak DKI Jakarta untuk merehabilitasi korban," kata Arist.

Arist mendesak polisi untuk menjerat pelau dengan pasal berlapis yakni pasal pencurian dan pasal kekerasan.



Search This Blog

Powered by Blogger.
  • ()